Thursday, November 4, 2010

.: acek sayang mak & ayah :.

After 100 days u leave me...day by day, I've been misisng u...everyday I miss u, in fact, I will cry everytime I think about you. What a great LOVE!!! Even if you are not around, even if you are not with me...I can still remember the old days that we spend together, I cannot forget the time when we were together, I will recall back all our good days before. I miss you so much...

Now, I only have MAK by my side. I will take care of MAK for the rest of my life...

:: materialistik ::

Memiliki rumah yang besar & kereta yang best, pastinya menjadi idaman semua orang. Best kot ada rumah besar, complete sume ada kat dalam rumah tu...kalo ada kereta yang best, bole jalan ramai2, sumbat je berapa ramai pun..kan best travel ramai2..hehehehe...

Actually, aku memang minta giler dgn ALPHARD...xkesah la kereta canggih mana pun yang ada kat pasaran..hanya ALPHARD yang menjadi pujaan hatiku..hohohoho...aku pun tak tahu sejak biler aku minta ALPHARD..tapi, yang pasti aku memang ada memasang angan2 untuk memilikinya suatu hari nanti.

InsyaAllah...boleh jalan2 satu keluarga, kan meriah tu..hehehehe...aku pernah cakap pada kawan2 aku, aku akan kje kuat sampai aku mampu beli ALPHARD...hahahahaha...(tapi aku xbgtau kat En. Helmi, mana tau kot2 En. Helmi nak belikan utk aku ke kan..) adakah mempunyai keinginan untuk memiliki kereta mewah seperti ALPHARD aku akan dilabel sebagai PEREMPUAN MATERIALISTIK?? tak kot sbb yang akan berusaha untuk mendapatkannya...bukannya mengharapkan daripada org lain..ye tak??hehehehe...

Pernah suatu hari aku berkata pada diri sendiri, bila aku da kahwin...aku yang akan beli APLHARD utk kegunaan keluarga dan aku nak suami aku membeli MOTOR BESAR sbb aku mmg suka gler tgk org naik motor besar kalo jalan2 kat highway tu..tapi bukan aku yg bwk...(ada pengalaman jatuh motor, tu pasal xnak bawak)...suami aku yg kena bwk..aku dok belakang, sambil memeluk erat pinggangnya..hahahahaha, gler jauh berpk... so, dengar tu En. Helmi, nanti perbesarkan motor sedia ada tu ye....(perbesarkan motor tu pas kawin tau, jgn perbesarkan skrg)..saya nk naik motor besar dgn awak bila kita da kahwin nanti...nanti saya beli APLHARD, saya xnak duduk blkg (suruh driver bwk).. tapi saya nk dok depan, tmpt penumpang, awak yg bwk..kan awak da janji nk jadi driver saya pas kita kahwin nanti..hehehehe....awak beli motor, awak bawak, saya beli kereta pun, awak bawak jugak ye...hahahahaha...gler jauh berangan2..


Memilik rumah yg besar, dengan erti kata lain BUNGALOW..huhuhu..xnak mengalah..best apa ada rumah besar, tempat tinggal yg selesa..rumah kan, syurga bagi sesebuah keluarga..barulah selesa seisi rumah nanti...kalau rumah besar, mcm2 ada...ada satu library, saya ni ulat buku..kena ada bilik khas utk simpan buku2 saya..nak ada pool...aku rindu zaman g swimming kat pool UiTM dlu...public pool terdedah sgt, malu la saya..& yang paling penting, ada satu bilik khas utk aku n keluarga bersolat, aku ajar anak2 mengaji, suami aku beri taskirah lepas solat...wah..itulah yang dikatakan, rumahku, syurgaku..hohoho...

Aritu jalan2 dengan En. Helmi kat kwsn Ampang, lalu satu kwsn BUNGALOW ni..sekali..

En. Helmi: Awak nak tau, bungalow ni memula siap dlu..RM1 juta lebih je..skrg ni minimum RM2 juta..
Cik Siti: Dahtu, apesal xbeli masa RM1 juta dlu..kan da rugi...

Cam xpuas hati je En.Helmi pandang aku..Gler materialistik perempuan ni..(mungkin tu la dia kata dlm hati kan)....hahahahaha..pastu aku gelak..xpe2..usaha tangga kejayaan...xsalah kan berangan..untuk memotivasikan diri..hahahaha...

Walau bagaimanapun, itu cuma keinginan kita...KEINGINAN, KEPERLUAN dan KEHENDAK adalah 3 perkara yang sgt subjektif . Bagaimana seseorang itu mentafsirkannya bergantung kepada KEMAMPUAN...YA, berbalik kepada KEMAMPUAN kita...tetapi yang paling penting NAWAITU kita......Mungkin bagi org yg terlalu kaya, melebih2 duit kat bank tu...memiliki kereta mewah adalah satu keinginan....tetapi bagi mereka yg dalam kategori hidup secara sederhana, memiliki kereta biasa2 je adalah keperluan..xperlu yg mewah...

AKU??? Keinginan mmg tinggi, biasalah perempuan..nafsu 9, akal 1...nafsu kereta besar, nafsu rumah besar, nafsu shopping, nafsu nak nampak cantik, etc.... walau bagaimanapun..semuanya berbalik kepada diri kita sendiri...yg kat atas tadi tu cume KEINGINAN aku....kita hidup kat dunia ni ada tujuan, ada perhentian...oleh itu, cukuplah sekadar KEPERLUAN aku dipenuhi, tak perlu bermewah2, takut lupa diri, tak perlu bermegah2, takut tak sedar diri, tak perlu beria2, takut kecewa sekiranya keinginan tidak dipenuhi...

BERSYUKURLAH dengan apa yang ada, BERUNTUNGLAH kerana masih punya kesempatan, BERINGATLAH sblom terlambat & BERDOALAH agar keperluan kita untuk hidup sehari2 dapat dipenuhi...

Oleh itu, En. Helmi jangan risau ye..kat atas tu cuma keinginan saya...sebagai manusia, saya hanya mahukan keperluan saya dipenuhi..kalo ada xtra2 nanti, barulah penuhi kehendak dan keinginan saya ye....hehehehehe...

Friday, September 17, 2010

Kahwin is never on my priority list before...

When I finished my degree, in fact before graduated I already listed down all my dreams and ambitions to be achieved. There are long list consists of material and spiritual achievements that I wish to achieve. I am very focus with my dreams, I am very dedicated to achieve what I wants, and I am will make sure all my dreams come true (dengan izin Allah)...

Here are my priority lists:-
1. To finished my MICPA asap (soon...hopefully)
2. To obtained my MBA no matter how late it will be
3. To become manager of EY at the age of 30 (huhuhuhu)
4. To buy car (bought already-no need expensive car coz car is a liability not an asset)
5. To buy house s(investment property-so should be more than 1)
6. To bring my parents to Haj (now I only have chance to bring my mother)
7. To take care of my parents and give them happiness (become a good daughter for mak)
8. To take care of my adik until he graduate
9. To spare my excess money for charity purpose
10. To build charity house for orphanage after SPM (teenage orphanage house-my biggest dream which I wish I can realised it)

By looking at my priority list, its require sacrifactions, it needs full commitment and I really focus towards it.

But it was before, it was before you come to my life, it was before I know your feeling towards me. So, can you imagine how hard it was for me to rearrange my priority list to include you as part of it. That's the reason why I cant accept you at the first place, even tough I also have the same feeling towards you all this while :((... I am a very focus person. I have my target and I really work towards it no matter how hard it is.

When you come to my life, I become blur...I am not sure what to do next, I don't know how to put you under my priority lists, I don't how to fight with my feeling at that time. It's not easy...suddenly I shocked with the situation that happens in my life. I don't know how to act, I am not sure how to face it. I never thought of this thing to happen, I never thought that I have to go through this phase, I never thought of my own family. For me, having a great parents, supportive and lovely sibblings are enough.

Later, i realise....all my thought was wrong.

When angah get married, even tough she stay near to my house, I still feel a lost. She used to be my bestfren, she always there when I need a shoulder to cry on, she always lend me money whenever I need it, she always ready for me. But then, after she got 2 daughters, her commitment towards her family increase, she cant spent more time with me...

Then along get married. Hmmmm...he used to be a lovely brother for me. I am quite pampered to him before. Now, along stay at Johor. Far away from me, can't really spend time with him, can't always meet him. Somemore, he also have his own commitment towards his family. But never mind, I still have mak, ayah (before ayah passed away) & adik at that time.

Adik registered to KPTM...another person left me. I feel quite boring, when I came back from office, I just stay in my room and spending my time so lonely. I always called adik to ask him to come home and have a great chit chat and dinner time with him.

Later, ayah has left me. The person that I love most in this world has left me. This is what its called qada' and qadar. I have to accept it no matter how hard it is. It's true, kita merancang Tuhan yang menentukan. I have planned so many things to be done for mak & ayah, I have so many dreams with them. In fact, all this while what I have done and will doing are for them. For mak & ayah.

Maybe this is a time for me to accept you as part of my life. You can never replace those who have left me. You can never be my ayah for me because he is the greatest one, you can never be my along for me because he is the only older brother that I have in this world and hereafter and you can never be my adik who always cheered my life with his immatured attitudes. But now I am trying to accept the fact that you are going to be my life partner in this world and hereafter. I am trying to put you under my prority lists, I am trying to re-arrange my priority lists so that you will help me and will be on my side to achieve all my dreams.

Hope my dreams will come true and I will not be alone on my way to achieve it. And kahwin and my own family will be my priority list after this. Hehehehehe...

Tuesday, September 14, 2010

Pelangi Kehidupan

Pertama kali mendengar lagu ni sewaktu menyaksikan drama Qalesya pada bulan Ramadhan yang lalu. Lirik lagu ini sungguh menyentuh jiwa. Bait-bait liriknya menggambarkan perasaan aku pada masa ini. Setiap kata-kata yang keluar dari penyanyinya benar-benar membuatkan hatiku tersentuh.

Inilah perasaanku pada masa ini...

Sunday, August 22, 2010

NO ENTRY

Sudah lama rasanya tak menulis di blog...terlalu banyak perkara yang berlaku dalam hidup ini sehinggakan aku tidak punya masa untuk diri sendiri. Tapi tak mengapa, lebih banyak masa kita luangkan untuk org lain...moga2 org lain juga akan punya banyak masa utk diluangkan dengan aku nanti...

2010...pada awalnya terlalu banyak perancangan yang aku aturkan di awal tahun, terlalu banyak impian yang ingin aku capai sepanjang tahun ini, terlalu banyak yang ingin dikecapi pada tahun ini. Walau bagaimanapun, benarlah kata orang Kita Hanya Merancang, Tuhan Yang Akan Menentukan. Terlalu banyak perkara diluar dugaan, perkara yang langsung tidak terlintas di fikiran ku, perkara yang aku sendiri masih belum bersedia lagi telah berlaku pada tahun ini.

Sungguh hebat ujian daripadaMu Ya Alla pada aku. Tetapi sesungguhnya aku yakin, ujian dan dugaan yang Kau turunkan menunjukkan tanda kasihMu pada aku, mengingatkan aku yang sering lalai dan alpa terhadapMu dan untuk mengejutkan aku dari perbaringan yang selesa. Ujian dan dugaan yang berlaku juga telah banyak mematangkan aku, menjadikan aku seorang yang lebih penyabar (mudah2an) dan menyebabkan aku menjadi lebih bersedia pada hari2 mendatang untuk menerima apa jua qada' dan qadar Mu.

Walau bagaimanapun, aku masih bersyukur kerana dengan ujian dan dugaan itulah aku menjadi lebih ingat padaMu Ya Allah. Dengan ujian dan dugaan itulah aku mempunyai lebih kekuatan untuk meneruskan kehidupan di dunia ini.

Ayah telah pergi selama-lamanya mengadap Ilahi pada 26 July 2010 (bersamaan 15 Syaaban 1431 H). Satu kehilangan besar dalam hidup aku. Pemergian insan yang paling aku sayang di dunia ini untuk menunaikan janji Tuhan Yang Maha Esa (setiap yang hidup pasti akan menemui mati). Pemergian ayah telah menyebabkan aku hilang arah tujuan pada awalnya. Kehilangan ayah menyebabkan aku merasakan diri ini keseorangan. Aku yang merupakan anak kesayangan ayah pastinya merupakan anak yang paling rapat dengan ayah dan pemergiaannya menjadikan kehidupan aku agak huru hara pada awalnya.

Apa yang lebih menyedihkan, aku tidak berada di sisi ayah pada saat2 ayah menghembuskan nafas yang terkahir, Panggilan telefon yang aku terima daripada adik pada jam 2.50pm yang menyuruh aku balik dengan segera rupa2nya satu panggilan yang diterima apabila ayah telahpun mengadap Ilahi. Tetapi adik tidak memberitahu apa2 padaku, hanya pesanan Balik sekarang!. Sampai dirumah, aku tengok ramai pakcik2 dan makcik2 jiran berada dihadapan rumah. Aku mengesyaki sesuatu tetapi aku positifkan hati dan terus melangkah masuk. Setibanya dimuka pintu, ku lihat satu tubuh terbujur kaku di atas katil dengan muka bertutup... Ya Allah!!! aku tersandar sebentar dimuka pintu. Pakcik2 yang ada disitu menyuruh aku bersabar dan akhirnya mak menyuruh aku masuk. Barulah aku masuk dan memeluk mak sekuatnya.

Aku langsung tidak menyangka ayah akan pergi secepat ini. Aku langsung tidak menduga pertanyaan ayah di waktu selepas aku bersalam dan menciumnya untuk pergi ke kerja merupakan sapaan terkahir ayah padaku. Ayah bertanya kemana aku hendak pergi pada pagi itu selepas aku bersalaman dengannya. Aku menyatakan, "hari nikan hari isnin, acek nak g kje la" Ayah hanya mengangguk dan senyum. Kalaulah kutahu ayah akan pergi pada hari itu, pastinya aku tidak akan pergi bekerja. Tetapi benarlah, Allah mempunyai peracangan sendiri untuk hambaNya. Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hambaNya. Allah Maha Adil dalam menentukan qada' dan qadar hambaNya.

Hebat sungguh ujianMu Ya Allah. Tinggi sungguh dugaan yang Kau beri padaku. Cuma kekuatan dan kesabaran yang aku pinta daripadaMu Ya Allah. Semoga aku menjadi insan yang lebih tabah, sabar dan kuat untuk menghadapi apa jua ujian dan dugaanMu nanti. Semoga aku memiliki kekuatan untuk menghadapi hari2 mendatang tanpa kehadiran orang yang aku sayangi di sisi ini. Semoga aku mempunyai lebih kekuatan untuk memberikan sedikit kekuatan itu pada mak yang aku pasti lebih merasakan kehilangan ayah. Dan semoga aku menjadi lebih yakin padaMu Ya Allah dan sentiasa mengharapkan pertolongan daripadaMu setiap masa.

Sesungguhnya aku redha dengan apa yang telah ditetapkan untuk aku. Aku terima ketentuan takdir yang telah disediakan untuk aku. Aku pasrah dalam apa jua yang telah Engkau tetapkan untukku.

Semoga aku sentiasa menjadi insan yang bersyukur dan berterima kasih kepadaMu Ya Allah walau sebesar mana ujian yang akan Kau berikan padaku.